Selamat Datang

Terima kasih telah berkenan mengunjungi blog ini.

Saya berharap dapat memberikan apa yang terbaik dan menjadi sahabat bagi Anda sekalian.

Bukan Kepergian Hakiki

Kematian bukanlah kepergian murni, bukan pula kefanaan hakiki.

Kematian hanya sekedar terputusnya hubungan ruh dengan badan.

( Al Fawz al-'Azhim ).

Hakekat Hidup

Seorang-seorang mereka datang dan seorang-seorang mereka pergi.
Dan yang belum pergi dengan cemas-cemas menunggu saat nyawanya entah ke mana.

( Bukan Pasar Malam by Pramoedya Ananta Toer ).

Anak Yatim

Anak yatim bukanlah yang ditinggal mati orangtuanya lalu hidup sedih dan terlantar.

Tetapi, anak yatim adalah karena ditinggal orang tuanya yang selalu sibuk di luar rumah.

( Ahmad Syauqi, Amir asy-Syu'ara ).

Tangis Tawa

Aku memang manusia
Yang takkan mungkin harus selalu putih
Aku pun tak ingin terlukis hitam lagi
Biarlah hidup berjalan lagi apa adanya

( Hitam Putih by Dewa 19 ).

Friday, March 09, 2012

“Meneladani Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW”

Dari segala hal perbuatan dan perilaku Nabi Muhammad Salallahu Alaihi wa Salam merupakan teladan yang baik (uswatun hasanah). Cermati sikap-sikap beliau, rutinitas beliau, atau kegemaran beliau. Ternyata terkandung berbagai keutamaan, termasuk keutamaan yang memiliki pengaruh positif bagi kesehatan, baik kesehatan Jasmani (tubuh) atau kesehatan Rohani (kejiwaan). 



Sikap, rutinitas dan kegemaran beliau yang berdampak pada jasmani dan rohani, seperti diantaranya ;


Pertama : Bangun tidur sebelum waktu subuh.
Sebelum waktu subuh tiba, Rasulullah SAW bangun dari tidunya untuk menjalankan shalat subuh bahkan jauh sebelumnya , yakni pada sepertiga malam terakhir, beliaupun sudah terbiasa bangun dan melaksanakan shalat malam (qiyamul lail). Menurut para ahli kesehatan, udara pada sepertiga malam terakhir dan waktu subuh yaitu kaya dengan oksigen serta belum tercemari polutan. Hal ini sangat bermanfaat bagi optimalisasi metabolisme tubuh sehingga membantu menjaga vitalitas. Selain itu, memulai hari dengan membiasakan bangun subuh, berdampak pada tumbuhnya semangat untuk menjalani rutinitas keseharian dan secara psikis, membiasakan bangun pada waktu subuh juga dapat memperkuat pikiran dan menyehatakan perasaan.

Kedua : Memperbanyak shalat sunnah.
Menyegerakan shalat (wajib) dan memperbanyak shalat sunnah adalah kebiasaan Rasulullah SAW  yang tak pernah ditinggalkan. Disamping sebagai suatu ritual ibadah kepada Allah SWT, berdasarkan penelitian gerakan-gerakan dalam shalat  memiliki pengaruh yang baik bagi optimalisasi metabolisme tubuh dan kesehatan pula. Sekarang sudah banyak tulisan-tulisan yang mengungkap kesehatan dibalik gerakan dalam shalat.


Ketiga : Menjaga kebersihan.
Menjaga kebersihan dan kerapihan adalah kebiasaan lain dari pola hidup Rasulullah SAW, kebiasaan beliau dalam menjaga kebersihan adalah sekurang-kurangnya mencuci rambut dan memotong kuku setiap hari kamis atau hari jum’at. Untuk menjaga kebersihan atau kesehatan mulut, gigi dan gusi, menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi secara rutin dan kini sudah menjadi rutinitas untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Sedangkan untuk bersiwak menjadi salah satu sunnah Nabi yang memiliki keutamaan tersendiri. Disamping itu beliau senantiasa membersihkan anggota tubuhnya, bsik melalui mandi ataupun wudlu. Bagi Rasulullah SAW dan kita sebagai ummatnya menjaga kebersihan tidak sekedar sebagai pangkal dari kesehatan. Tapi lebih dari itu, menjaga kebersihan merupakan sebagian dari Iman.

Keempat : Senang berjalan kaki.
Kebiasaan lain Rasulullah SAW adalah kegemaran berjalan kaki, entah itu ke Mesjid, mengunjungi para sahabat ataupun ke medan jihad dan sebagainya. Berjalan kaki merupakan kebiasaan yang baik bagi kesehatan, dengan berjalan kaki keringat akan mengalir, sehingga pori-pori terbuka dan peredaran darah pun menjadi lancar. Hasil dari penelitian, kebiasaan berjalan kaki sangat baik untuk mencegah penyakit jantung atau penyakit lainnya. Inti dari pembahasan ini adalah pentingnya menerapkan kebiasaan berolah-raga yang baik dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai syariat.

Kelima : Tidak makan banyak dan berpuasa.
Junjungan kita Rasulullah SAW tidak pernah makan banyak, hal ini ditegaskan dalam satu hadits-nya : “Kami adalah sebuah kaum yang tidak makam sebelum lapar dan bila kami makan tidak banyak (tidak sampai kekenyangan) “. Terlalu banyak makan malah bisa menimbulkan dampak tidak baik. Misalnya ; membuat malas, kegemukan serta bisa menimbulkan beragam penyakit tertentu. Berpuasa merupakan salah satu kebiasaan lainnya yang dilakukan Rasulullah SAW. Berpuasa juga dapat dijadikan sebagai upaya agar kita tidak banyak makan, namun teratur dalam mengatur jadwal makan. Kini sudah banyak terungkap pengaruh berpuasa bagi kesehatan tubuh dan rohani. Karena itu perbanyaklah puasa sunnah dan jangan tinggalkan puasa wajib pada bulan suci Ramadhan.

Keenam : Tidak pemarah.
Kalau Rasulullah tidak bisa marah, itu karena beliau tahu betul bahaya menjadi pemarah. Ilmu pengetahuan pada jaman modernpun mengungkapkan, bahwa orang yang suka marah (pemarah) rentan terkena berbagai penyakit tertentu seperti stress, penyakit jantung, stroke dan lainnya. Bagaimana menghilangkan kebiasaan marah ? Ada beberapa cara untuk menahan dan mengendalikan marah diantaranya ; membaca ta’awwudz, karena marah itu datangnya dari setan dan ber-Istigfarlah sebanyak-banyaknya, akan lebih baik lagi segeralah ambil air wudlu untuk mendinginkan kepala dan hati.

Ketujuh : Tidak iri dan dengki.
Rasulullah sangat menjauhi sipat dan sikap iri dan dengki, sipat iri dan dengki menimbulkan keresahan hati dan kesempitan jiwa yang hanya akan menguras energi semata sehingga tubuh kita melemah. Akibatnya tubuh mudah terserang penyakit. Padahal. ” Mu’min  yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah SWT daripada mu’min yang lemah ” (HR Muslim). Karenya sebagai pengikut Rasul, mari kita menjadi mu’min yang kuat dengan mengikuti segal;a sikap, rutinitas dan kegemaran beliau agar kita menjadi pribadi yang sehat dan kuat, baik dalam tinjauan rohani maupun fisik. langkah-langkah diatas ini bisa kita terapkan kepada anak-anak kita, terutama bagi anak-anak usia tertentu yang dianggap memiliki kemampuan untuk melaksanakannya. Keteladanan langsung dari para orangtua turut menentukan keberhasilan upaya tersebut.

dari : http://rudhidayat.wordpress.com/2012/01/12/meneladani-hidup-sehat-ala-rasulullah-saw/#comments

Sang Idaman

Mari Menilik Peluang Usaha Bengkel Motor



ngarep.com
Makin hari penambahan populasi kendaraan bermotor makin meningkat. Bahkan hampir setiap orang punya dan membutuhkan sepeda motor. Kepadatan aktivitas di jalan menuntut kenyamanan untuk itu kendaraan yang dipakai harus selalu dalam keadaan baik. Agar kendaraan selalu dalam keadaan baik maka diperlukan perawatan dan service berkala bahkan diperlukan juga perbaikan-perbaikan bagian yang rusak, untuk itu sangat dibutuhkan jasa bengkel motor. Kondisi seperti inilah yang harus Anda manfaatkan sebagai peluang usaha.Usaha bengkel motor memang menjanjikan, mengingat pengguna sepeda motor semakin banyak jumlahnya. Hal ini terbukti dari meningkatnya produksi sepeda motor pertahun. Lalu di antara bengkel motor umum yang menerima servis mesin berbagi merek maupun modifikasi, bengkel kemitraan yang menjalin kerja sama dengan pihak ATPM, dan bengkel khusus modifikasi mana yang menguntungkan?
Kebutuhan servis bagi sepeda motor menjadi kebutuhan rutin yang harus dilakukan oleh penggunanya. Tak ayal, bengkel motorpun tumbuh menjamur hingga kawasan daerah pelosok.
Bengkel Umum Lebih Banyak.
Jumlah bengkel kemitraan memang kalah banyak, mengingat bengkel umum lebih gampang persyaratannya dan lebih mudah pendiriannya. Prospeknya akan tetap bagus karena karena penjualan motor juga meningkat tiap tahunnya hingga keberadaan bengkel resmi pun amat diperlukan . Selanjutnya, mari menilik peluang usaha bengkel motor.
Modal Usaha.
Untuk membuka bengkel motor umum modalnya lebih kecil di bandingkan membuka bengkel kemitraan, sehingga paling cocok bagi pemula usaha ini. Usaha dimulai dari bengkel umum dengan modal Rp 20 juta. Dari modal sebesar itu Rp 5 juta di gunakan untuk membeli kompresor dan peralatan bengkel. Sisanya untuk stock sparepart dan aksesoris yang bersifat fast-moving sparepart.

Sedangkan modal bengkel kemitraan jauh lebih besar meskipun tidak menggunakan sistem royaliti fee kepada pemilik bengkel dengan kisaran modal minimal 60 juta. Calon pemilik usaha ini memang lebih cocok bagi yang memiliki modal besar. Meskipun begitu ada juga yang di sebut bengkel kemitraan dari Yamaha yang fee modal, hanya menyediakan tempat bisa kontrak dan pembelian sparepart saja, yang saat ini hanya berlaku di Banten dan Bogor.
Pemasaran.

Untuk menarik minat konsumen datang ke bengkel motor bisa dilakuakn lewat pembagian brosur, pamphlet, dan servis gratis saat awal buka usaha. Bila bengkel sepi kemungkinan yang terjadi adalah salah pemetaan dalam memperhatikan permintaan ( jumlah motor ) di daerah tersebut atau lokasi yang kurang tepat. Sebaiknya di lingkungan perusahaan karena orang ingin dekat saat servis , jalan utama atau protokol atau jalan utama orang menuju kantor atau tempat kerjanya.
Bagi bengkel umum modifikasi sebaiknya jemput bola dengan mendekati kalangan komunitas atau ikut mailing list lewatinternet. Selain itu karyawan dan pemilik bengkel harus menerapkan pola kejujuran.  Kalau kita bisa tangani kita bilang iya dan beri tahu kondisi motor tersebut kepada pemiliknya serta penyebab kerusakan sehingga kepercayaan muncul dan image bagus.
Persaingan cukup ketat terutama antara bengkel umum. Sehingga pelaku usaha bengkel umum harus menjaga kualitas, kepercayaan, loyalitas dan kedekatan dengan konsumen. Sedangkan persainagan antar bengkel resmi ATPM tidak terlalau berkaitan dengan operasional bengkel, Hal ini di karenakan memang tidak terjadi “Benturan Pasar”mengingat masing-masing telah memiliki pasar dan pelanggan sendiri.
Produk tersebut ada yang fungsinya penghemat BBM seperti MNS DC Booster hemat 15% Hyidrogen Power Server juga hemat bensin 47,5% peningkat perpomence agar motor lebih kencang, dan sebagainya. Ada juga yang mengembangkan sistem franchise untuk Auto Clinik Dysha Motorsport (ACDMS) dengan modal terjangkau . Membayar lisensi fee Rp 5 Juta saja pertahun untuk pemakain nama ACDMS, atau bila ingin menambah sistem basic berupa administrasi dari spanduk sampai training mekanik dikenakan modal Rp 15 juta tanpa royalti fee, bila ingin membeli alat dan sparepart dari ACDMS di tambah lagi modal Rp 5-15 juta.
Keuntungan.
Dari berbagi jenis bengkel tersebut, keuntungan servis terbesar adalah modifikasi misalnya modifikasi costum body bahan fiber dari motor bebek jadi motor Trail bisa mematok Rp 1,5-2 juta, padahal harga untuk pengerjaan hanya Rp 500 ribu atau keuntungan sekitar 67% . Hal ini karena hasil modifikasi tergantung kepuasan konsumen.
Kendala.
Untuk tenaga mekanik yang handal masih menjadi kendala bagi pelaku usaha bengkel motor, juga bila ada konsumen yang komplain, sehingga solusinya dengan mendengarkan keluhan konsumen dan bisa juga menerapkan sistem garansi dalam pengerjaan.
Bagi pemula usaha bengkel juga tidak memiliki keahlian khusus asalkan memiliki mekanik yang ahli yang bisa di peroleh dari lulusan SMK dan juga kursus sepeda motor. Jadi anda bisa memilih kategori bengkel apa yang ingi di buka sesuai dengan modal anda, bila modal kecil sebaiknya pilih bengkel umum servis mesin motor lebih dahulu.
Sumber : http://bisnisukm.com/mari-menilik-peluang-usaha-bengkel-motor.html







021 33857509

Monday, March 05, 2012

Masihkah ini Berlanjut ?

Ari - ari.

Ini adalah pengalaman saya. Waktu di kampung saya di GunungKidul, sering saya lihat ari - ari bayi yang dikubur di dekat pintu dan dimyalain lampu ketika maghrib tiba ( dulu pakai lampu minyak ). Ternyata itu kejadian pada saya. Ketika anak saya yang pertama lahir di Bidan, selesai proses persalinan ( lahirnya malam hari ) kira- kira jam 7 pagi, seseorang yang ada di Bidan menanyakan kepada saya " Ari - arinya mau diurus sendiri atau saya urusin ? " . Sepontan saya jawab " Tolong sekalian diurusin. ". Saya pulang dari tempat Bidan dengan membawa ari -ari yang telah ditaruh dalam wadah kendi. Oleh tetangga saya dikubur di depan pintu kontrakannya ( maklum hidup di Jakarta ngontrak ). Tidak lupa saya kasih lampu pijar 5 watt.Karena musim hujan , lampu yang saya pasng terkena air dan short ( kongslet ). Akhirnya lampu saya lepas biarpun si Bayi belum berunur 40 hari. Waktu berlalu dan kinipun anaka saya yang kedua lahir ke dunia ini. Ketika istri saya masih hamil, oleh seorang kawan saya diberi file Video, berisi ceramah oleh seorang mantan brahmana ( dari agama Hindu ). Namanya Ustad Abdul Aziz ( Ida Bagus  Erit Budi Finarno, SAG ). Video banyak beredar di Youtube. Ga tau benar atau salah isi Video tersebut. Yang jelas ketika anak kedua saya lahir, oleh si Orang Bidan ari - ari dicuci dan dimasukkan kedalam wadah kendi ( saya ga tahu di dalamnya dikasih apaan ). Isi kendi tersebut tidak saya buka, langsung saya kubur di teras kontrakan saya dan langsung saya semen. Dari hasil browsing, banyak ritual yang harus dilakukan ketika mengubur ari -ari bayi ( mungkin bisa Anda cari sendiri ). Dari berbagai pendapat saya lebih setuju bila ari - ari itu dikubur layaknya anggota badan kita yang telah lepas dari kita. Misalnya kuku dan rambut, karena ini lebih memuliakan bani Adam.
Saya mengikuti pendapat di sini.   Kurang lebih ini isinya .....

Assalamu'alaikum wr. wb.

Pak Ustad, saya ingin bertanya mengenai ari-ari setelah bayi lahir, apakah ari-ari tersebut harus kita kubur sendiri (jika dikubur sendiri apakah harus dihalaman rumah kita sendiri) atau setelah bayi lahir apakah ari-ari tersebut boleh diurus oleh Rumah Sakit yang bersangkutan?

Mohon penjelasan dari Pak Ustad dan atas bantuannya saya ucapkan terima kasih

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Jawaban:

Assalamu'alaikum wr. wb.
Qurthubi dalam tafsirnya (2/102) menukil pernyataan Tirmidzi dalam kitab "Nawadirul Usul" bahwa Rasulullah s.a.w. mengatakan "Bersihkan kuku kalian, pendamlah potongan kuku kalian, bersihkan sela-sela tangan, bersihkan gusi dan gosoklah gigi, jangan kalian datang kepadaku dengan gigi yang kuning dan bau".
Mengapa kita disuruh memendam/mengubur potongan kuku? Ini menunjukkan bahwa jasad bani adam mempunyai kemuliaan, meskipun ia telah terpotong atau terlepas, kemuliaan tersebut masih tetap ada, maka selayaknya ia dikubur seperti pada saat bani adam meninggal dunia.
Dalam riwayat Aisyah lain, Rasulullah s.a.w. memerintahkan agar mengubur bekas darah "ihtijam" (pengobatan tradisional dengan mengambil darah kotor dari tubuh) supaya tidak dimangsa anjing.
Riwayat Aisyah lain mengatakan Rasulullah s.a.w. memerintahkan mengubur tujuh jenis anggota tubuh manusia, yaitu rambut, kuku, darah, bekas darah haid, gigi yang terlepas, potongan khitan dan ari-ari. Qurthubi tidak memberikan keterangan tentang kekuatan riwayat ini.
Dalam kitab "Ghadaa'ul Albab" karangan Safarini (1/382) disebutkan bahwa binti Bashrah mengatakan "Aku melihat ayahku memotong kuku lalu memendam potongannya, lalu ia berkata 'Aku melihat Rasulullah melakukannya'".
Ahmad bin Hanbal pernah ditanyai tentang rambut dan kuku, apakah menguburnya atau membuangnya? Ia menjawab "agar menguburnya. Ibnu Umar melakukan demikian".
Mengubur anggota yang terpotong atau terlepas dari tubuh manusia merupakan salah satu cara memuliakan bani Adam.
Ibnu Hajar mengatakan bahwa ini hanya sunnah dan tidak wajib, barangsiapa melakukannya tentu merupakan tindakan terpuji.
Memanfaatkan Ari-ari
Dengan perkembangan ilmu pengetahuan saat ini, ari-ari bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan medis tertentu. Bila di sana terdapat manfaat dan maslahah, memanfaatkan ari-ari untuk tujuan tersebut tidak ada salahnya dari tinjauan agama, karena dalam tinjuan syariah mewujudkan manfaat lebih utama dari menyia-nyiakannya.
Fatawa Azhariyah, Mei 1997, Syeh Athiyah Muhammad Shaqr.
Melihat keterangan di atas, sebenarnya yang dianjurkan dalam masalah ari-ari adalah menguburnya. Dimana dikuburkan dan bagaimana? Tidak ada ketentuan khusus yang diberikan agama tentang ini. Dalam tradisi masyarakat kita terkadang kita temukan beberapa kepercayaan tentang masalah penguburan ari-ari, namun hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan ajaran agama kita.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum wr. wb.

=====================================================================
Bagi yang percaya ritual dalam penguburan ari - ari itu adalah haknya masing -masing. Yang jelas mulai detik ini saya tidak percaya dan saya tidak melakukannya. Wallahu alam.
Alkhamdulillah atas semua hidayah dan petunjukNya.
Amin.