Tuesday, October 08, 2013

Selalu berjalan ke barat

Karena memang sudah kodrat , manusia harus selalu ke barat

di sanalah lembayung senja menanti.

Lalu,  tinggal bagaimana kita , bersiap diri , mawas diri

menapaki jalan , meniti ke barat , 

dan barat yang selalu dituju

----

Salam

51 comments:

  1. kalau kebarat terus bakalan sampe ke ujung kulon gan..hehehe

    ReplyDelete
  2. Jangan ke barat terus mas, sekali-kali ke timur, selatan, utara boleh dicoba

    ReplyDelete
  3. Seperti Biksu Tong yang mencari petunjuk ke arah barat bersama Sun Go Kong ya, hehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. bersama patkay dan wucing juga mas. hehe...

      Delete
  4. setuju ama blogditter . . . .

    http://nawayhac.blogspot.com

    ReplyDelete
  5. Ikut-ikutan orang Amrik tuh, Go West...

    ReplyDelete
  6. berjalan ke barat bukanlah sekedar filosofi belaka lagi, karena sekarang sudah terbukti dampaknya :)

    ReplyDelete
  7. salam perkenalan.. berjalan di jalan yang benar..

    ReplyDelete
  8. klo nyebarang tengok kanan kiri ya mas.. *smile

    ReplyDelete
  9. barat yang dimaksud bukan western kan mas, tapi ujung kehidupan dunia ya,
    dalam masuknya tulisan ini

    ReplyDelete
  10. saya boleh dong menafsirkan sebait puisi ungkapan hati tersebut.
    barat itu adalah kiblat orang indonesia, tempat nya ka'bah. dan sholat itu menghadap kiblat.
    sedangkan barat bagi matahari merupakan akhir dari perjalanan waktu. AKhir perjalanan waktu bagi manusia adalah mati, persiapkan diri dengan sebaik-baiknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh gitu ya mas agus, baru ngeh saya nih :D

      Delete
    2. dalam betul maknanya ya mas :)

      Delete
    3. Kl saya lebih sepakat dg arti yang kedua. "Lembayung senja" sering dimaknai sebagai "akhir" dr sesuatu.

      Dan dunia adl wahana utk bersiap-siap, bukan lagi sebuah tujuan.

      Delete
    4. dunia hanya sebagai alat untuk mencapai tujuan akhir, yaitu alam akhirat

      Delete
  11. Berarti orang2 barat di eropa sana enak sekali ya mas,,, karena mereka sudah dibarat sekarang, hehehe :)
    nice share!

    ReplyDelete
    Replies
    1. seperti di atas langit masih ada langit, di barat-nya barat masih ada barat juga mbak :D

      Delete
  12. Asyik juga ya kalau kita bisa berjalan ke barat. Bisa ke Saudi Arab, sekalian naik haji hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iyaa mbakkk saya sangatt Setuju :D

      Delete
    2. cukup setuju saja, nggak pakai sangat. Ok hehe :D

      Delete
  13. Bagus bngt gan puisinya. Hehe

    ReplyDelete
  14. ada apa dengan barat
    knapa hrus ke barat
    ehhehehe

    ReplyDelete
  15. filosofinya kera sakti ya ini.. perjalanan ke barat mencari kitab suci,, heheh

    ReplyDelete
  16. Borongan ::
    ----------------
    @sobat pasir : Tangerang , balaraja , serang....
    Yuk kip semel
    @syafar mapalang : Kalo ke Timur seperti menoleh ke belakang Bang Syafar.
    Utara dan selatan duingin ( kutub )
    @blogditter.com : tergantung darimana kita memandang Kang , Mbak blogditter
    Salam
    @oness fee : OK , 86
    @Vivi : Asal kelakuane tetep ketimuran
    Salam
    @Intan Sudibjo : efek gombalisasi ya Kang Intan
    @Mizz Aiza (Dunia Kecil) : Wa'alaikum salam
    @Rohis Facebook : Uoke , lapan enam
    @cheater-arsid : Jangan kebanyakan mikir , ntar botak,
    he he he
    @Thanjawa Arif : 86 Bang Thanjawa
    @Agus Setya : kurang lebih Bang Agus
    Trims dah mampir
    @sembuh dari maag kronis : bagaimana kita memandanglah
    @Indri Lidiawati : he he he
    adem lagi
    @rahmat : Monggo
    @seo : Monggo
    @Wahyu Eka Prasetiyarini : Semoga Mbak Wahyu
    @alfa risqy : pinginnya sastra Inggris , cas cis cus :)
    @Lili : suwun ya
    @Muhammad Zacky : wis pesthine Mas Muhammad
    @ Uswah SyauQie : sing apik - apik lah Mbak Uswah

    ReplyDelete
  17. Mantap gan walaupun hanya beberapa patah kata,
    sangat bermanfaat,
    izin follow ya!
    ditunggu follback-nya,
    terima kasih

    ReplyDelete
  18. hidup memang harus bergerak kedepan

    ReplyDelete
  19. selamat pagi mas lasno, monggo sarapan riyen

    ReplyDelete
  20. sampai akhirnya kita dibaringkan menghadap ke barat.. :)

    ReplyDelete
  21. he'em q paham maksudnya........

    ReplyDelete
  22. Wah blog nya tambah rame aja mas. Saya hadir kembali untuk ikut meramaikan blog mas lasno :)

    ReplyDelete
  23. barat mah emang kiblatnya kita buat kaum muslim gan :-)

    ReplyDelete
  24. ane ikutan dah gan.. slam blogger :-)

    ReplyDelete
  25. Mampir di blog baru ane http://goo.gl/ph8krx

    ReplyDelete
  26. selamat Sore Sob, kunjungan perdana untuk silaturahmi,,,postingan yang singkat tapi maknanya dalam Sob....

    ReplyDelete
  27. Salam, buat Mas Lasno yang Terhormat
    Ikutan siamak artikel yang simple dan Praktis & Economis
    Boleh kita ke arah Barat, Asal jangan ikutan budaya juga pola Hidup nya
    Tetapi kita keararh Ke Barat Dengan Tujuan yang Suci Dan Mulia.

    ReplyDelete
  28. Perjalanan ke barat
    siklus perjalanan manusia
    Terbit fajar nan segar
    Terang siang nan terik
    Hingga senja menjelang
    Berganti malam yang panjang
    Berganti pula kehidupan
    Berganti fajar tanpa senja lagi

    ReplyDelete
  29. wah seperti biksu tong sang cong,,
    pergi ke barat mencari kitab suci :D

    ReplyDelete
  30. Replies
    1. kalau gitu silakan mengetan dulu baru mengulon kemudian

      Delete
  31. nice :D

    visit my blog ^_^
    www.LuchLuchCraft.com
    My online store ^_^
    www.TokoLuchLuchCraft.biz

    ReplyDelete
  32. @all : matur sembah suwun komennya.
    Salam

    ReplyDelete
  33. Saya hadir kembali mas untuk ikut meramaikan blog nya mas lasno ^^

    ReplyDelete
  34. dimana ada berat disana ada titik keringanan nya

    ReplyDelete
  35. berjalan terus k barat sampai nemu tmpat mtahari tenggeleam mas,, hehe,,
    ramai euuiii,,

    ReplyDelete
  36. menuju matahari yang akan terbit dari barat

    ReplyDelete