Friday, March 02, 2012

Mengenali Indikator di Meter Mobil

Bagi pemilik kendaraan roda empat, apalagi keluaran terbaru pasti disuguhi dengan panel instrumen yang begitu banyak. Beda dengan mobil jaman dulu, indikator - indikator di meter mungkin hanya BBM, Charging dan lain - lain. Sekarang panel meter lebih " meriah ", dari Check Engine sampai ABS. Alangkah lengkapnya jika kita bisa membaca arti - arti dari indikator tsersebut.
Berikut sedikit ulasan dari saya......

Penampakan Meter assy pada mobil

Contoh Meter pada Mobil ( serena tahun 2005 )

Keterangan gambar :
1 : Fuel Meter
2 : Speedo meter
3 : Indikator Perseneling
4 : Tacho meter
5 : Temperatur meter
6 : Odo meter
a : Seatbelt
b : Fuel warning indicator
c : Parking Brake Indicator
d : Batteray Indicator
e : Oil engine warning
f : Malfunction Indicator Lamp engine
========================================================================

1. Fuel meter
Memberikan informasi kepada pengemudi mengenai jumlah bahan bakar yang tersisa di dalam tangki.

Gambar di samping adalah fuel meter digital. Pada gambar yang dilingkari ada tanda segitiga, artinya tempat pengisisan BBM ada di sebelah kanan kendaraan
( dan sebaliknya ).







2. Speedometer
kaskus.us
Memberikan informasi kepada pengemudi mengenai kecepatan kendaraan, biasanya dalam satuan kpj ( kilometer per jam ).

Contoh speedometer digital pada mobil Suzuki Aerio.








3. Indikator Perseneling
Memberikan informasi kepada pengemudi mengenai posisi gigi perseneling kendaraan. Biasanya pada mobil dengan transimisi otomatis atau CVT.
Arti dari Indikator perseneling :
P : Parking
R : Reverse ( gigi mundur )
N : Neutral
D : Drive ( posisi maju automatik speed )
L : Low ( gigi rendah )
2 : gigi 2
1 : gigi 1


4. Tachometer
Memberikan informasi kepada pengemudi mengenai putaran mesin kendaraan. Satuannya rpm ( rotation per minute ).

Pada gambar di samping ada angka yang di beri tanda merah, artinya rpm ada pada Red Zone ( zone berbahaya ). Pada mobil yang masih standar, jika rpm mendekati angka tersebut, mesin akan tersendat - sendat ( aliran bahan bakar diputus oleh sistem pada kendaraan
tersebut ). Itu adalah gejala yang normal.




5. Temperatur meter
Memberikan informasi kepada pengemudi mengenai temperatur mesin pada kendaraan tersebut.
Kadang diberi kode C dan H ( Cold and Hot )
Untuk mobil tipe tertentu kadang ada yang hanya memberikan gambar dan kode warna.
Biru untuk saat dingin ( masih dalam pemanasan ) dan Merah menandakan mobil OverHeat.
Hati - hati untuk mobil yang jarak tempuhnya sudah banyak ( harus selalu dipantau agar tidak terjadi OverHeat yang mendadak ).

6. Odo meter
Memberikan informasi kepada pengemudi mengenai jarak yang sudah ditempuh oleh kendaraan tersebut. Disamping itu ada trip meter, berfungsi mengukur jarak tempuh suatu kendaraan dalam suatu waktu. Pada mode ini trip meter yang bisa diReset. Di mobil ada trip meter A dan B. Fungsi keduanya adalah sama. Cara mereset biasanya dengan car menekan tombol reset dalam waktu kurang lebih 3 detik. Dan nanti akan tampil " 0000 ".


a. Seatbelt
Memberikan informasi kepada pengemudi bahwa seatbelt ( sabuk pengaman ) belum dipakai oleh pengemudi. Pada mobil type tertentu, apabila seat belt tidak dipakai sistem AirBag tidak akan berfungsi.

" Selalu gunakan sabuk pengaman " 
b : Fuel warning indicator
Memberikan informasi kepada pengemudi bahwa BBM ditangki sudah menipis ( kurang lebih sekitar 6 liter, tergantung type dan merk kendaraan tersebut ).
Segera lakukan pengisian BBM di SPBU terdekat.

c : Parking Brake Indicator
Memberikan informasi kepada pengemudi bahwa Rem Parkir belum dibebaskan. Pada mobil tertentu biasanya disertai bunyi alarm ( tit...tit....tit...).
Indikator ini juga berfungsi sebagai indikator Minyak rem di Tangki reservoir minyak rem ( posisi minimum ).
Posisi minimum bisa disebabkan adanya kebocoran pada sistem rem atau Kampas Rem sudah menipis.
Segera lakukan pengecekan di bengkel untuk memastikan masalah terebut apabila Indikator Parking Brake tidak mau padam.

d : Batteray Indicator
Memberikan informasi kepada pengemudi bahwa sistem pengisian pada kendaraan tersebut sedang bermasalah. Bisa Over Charge atau Under Charge.
Spesifisikasi pengisian pada mobil berkisar 12,9 volt - 14,5 volt ( tergantung tipe dan merk kendaraan ).



e : Oil engine warning
Memberikan informasi kepada pengemudi bahwa sistem pelumasan pada mobil tersebut sedang bermasalah. Bisa disebabkan Kapasitas Oli yang kurang atau tejadi sumbatan pada Filter Oli. Cek terlebih dahulu jumlah Oli yang ada di kendaraan tersebut. Cek juga di garasi apakah ada tetesan oli, jika ada bisa dipastikan volume oli dimesin terbut berkurang. Tamabhakan secukupnya dan bawa ke bengkel terdekat.

f : Malfunction Indicator Lamp engine
Memberikan informasi kepada pengemudi bahwa sistem manajemen mesin sedang bermasalah. Indikator ini akan muncul bila ada masalah pada mesin yang ada hubungannya dengan Masalah Lingkungan. Misal, sistem pengapian di busi atau koil. Untuk memastikan masalah ini harus dibawa ke Bengkel Resmi, karena hanya mereka yang mempunyai alat untuk membaca masalah tersebut.



Ada pula indikator O/D Off.

Jika indikator ini berkedip, menandakan adanya masalah pada sistem transmisi kendaraan tersebut. Jika dalam kondisi normal Indikator ini memberikan informasi tentang posisi gigi tertinggi kendaraan. Dari arti O/D sendiri adalah Over Drive. Artinya putaran output lebih cepat daripada putaran input ( kalau di transmisi manual gigi 5 lah ).
Saat indikator O/D menyala artinya gigi transmisi tidak mencapai gigi tertinggi ( O/D off ), dan sebaliknya jika indikator O/D mati berarti gigi transmisi bisa mencapai gigi tertinggi. Tersedia switch untuk mengaturnya.
letak switch O/D










Sebenarnya masih banyak indikator - indikator di mobil yang belum dibahas di sini. Mobil keluaran sekarang lebih beragam indikatornya. Mulai dari Airbag, ABS/EBD, EPS dan lain sebagainya. Mungkin di lain waktu bisa disambung.
Terimakasih telah berkunjung dan saya harapkan kritik dan masukkannya.

maslasno@gmail.com
021-33857509
========================================================================


13 comments:

  1. very useful. thank you :)

    ReplyDelete
  2. Untuk Point f. Malfunction Indicator Lamp engine... Apakah kendaraan masih aman untuk dikendarai, tidak mengganggu mesin?..Pada kendaraan saya yang terjadi saat ini, lampu belakang mati tetapi hanya lampu tanda belok (sein) menyala indikator tersebut. Terimakasih

    ReplyDelete
  3. Secara teori tidak ada hubungan antara lampu sein dan indikator tersebut. Jika yang padam adalah lampu rem, ada kemungkinan lampu cek engine menyala ( biasanya masalah di switch pedal rem ).
    Aman dan tidaknya harus diketahui dulu penyebab lampu cek engine menyala. Dibutuhkan engine scanner dan hanya dealer resmi yang punya.
    Salam

    ReplyDelete
  4. BAgai mana kalau di indikator timbul tulisan "transmisi mulfunction" lanjut dngan tulisan "service now"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk kendaraan merk apa Pak?
      Coba lakukan scanner di bengkel yang menyediakan.

      Delete
    2. Mantap maslasno infonya.. :) sangat bermanfaat.. (Y)

      Delete
  5. Mobil Nissan Serena Saya Type C24 setelah posisi transmisi D klo mau jalan ada bunyi hentakan duk..baru jalan, ada apa dengan mobil itu, mohon penjelasan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apakah yang dimaksud tenaga mesin kosong beberapa saat kemudian langsung ada hentakan?
      Jika iya, transmisi ada masalah ( kemungkinan sil sudah mengeras ).
      Akan tetapi jika yang dimaksud adalah bunyi hentakan, bisa diperiksa bagian mounting ( karet pemegang mesin ).
      Terimakasih.

      Delete
  6. Mau nanya Pak mobilnya sama serena c24 thn 2005 tapi kok pas kunci posisi on lambang chek oilnya ga timbul y. Apakah ada pengaruhnya Pak.

    ReplyDelete
  7. Mau nanya Pak mobilnya sama serena c24 thn 2005 tapi kok pas kunci posisi on lambang chek oilnya ga timbul y. Apakah ada pengaruhnya Pak.

    ReplyDelete
  8. Apakah kendaraan habis dilakukan Over houl?
    Jika iya, bisa diperiksa kabel yang menuju switch tekanan oli. Barangkali belum terpasang atau putus.

    ReplyDelete